Serangan Fibroid Terhadap Wanita

FIBROID YANG WAJIB KITA KETAHUI

Serangan Fibroid Terhadap Wanita – Fibroid adalah sejenis tumor yang terjadi pada dinding rahim dan itu sangat berkait dengan rahim khususnya pada lapisan otot. Sebenarnya, rahim memiliki tiga lapisan. Lapisan paling luar adalah lapisan yang tipis yang dinamakan serosa, bagian tengah lapisan otot atau myometrium yang dapat mengembang dan membesar ketika seseorang wanita sedang hamil. Ketika konten dalam tahap pelahiran sebelum bersalin, otot ini akan dikontrak untuk mengeluarkan bayi dan setelah melahirkan, otot ini akan kuncup dan pulih seperti sediakala. Lapisan paling dalam adalah lapisan endometrium. Lapisan ini sering berubah-ubah sesuai putaran haid. Ketika seseorang wanita tidak hamil, maka sebagian dari lapisan endometrium akan luruh dan keluar bersama dengan darah haid. Fibroid juga mengganggu kesuburan seorang wanita untuk hamil atau mendapatkan cahayamata.

Biasanya fibroid terjadi pada wanita yang berusia sekitar 30-an sampai 40-an, yaitu di kisaran usia subur (tingkat reproduksi) dan akan kembali menyusut (mengecil) ketika seseorang wanita itu sudah mengalami menopause atau menopause. Darah haid adalah campuran antara darah dengan jaringan dan sel-sel dari lapisan endometrium, lendir serta kuman-kuman bakteri dan lain-lain. Biasanya, campuran ini kita panggil “darah kotor” tapi dari segi sains itu bukan lah berarti darah itu kotor tapi siklus haid yang tidak baik. Namun, tumor dapat terjadi pada lapisan otot yaitu tumor yang mengandung jaringan otot bercampur dengan jaringan berserat atau jaringan penghubung.

Ada fibroid yang memicu gejala dan ada juga yang terjadi tanpa gejala. Gejala wanita mengalami fibroid adalah berdasarkan lokasi fibroid itu sendiri. Lokasi fibroid akan memberikan gejala kepada penghidapnya dan sering mempengaruhi gejala yang dialami oleh seseorang dan beberapa kasus, pengobatan kista fibroid bervariasi. Ada beberapa pasien yang menderita fibroid mengalami perdarahan yang berlebihan dan berkepanjangan setiap kali mereka mengalami haid dan kadangkala mereka juga mungkin mengalami masalah ketidaksuburan atau infertilitas. Fibroid tidak bisa dirasa begitu saja seperti demam atau flu. Ia membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh para dokter atau bidan

Penyebab Dan Gejala Fibroid:

Biasanya fibroid tidak memiliki gejala. Jika ada pun banyak wanita tidak menyadarinya. Lebih 80% wanita sulit mendeteksi kehadiran fabroid sampai lah mereka sadar dan kaji bahwa:
1. Mengalami sakit yang parah
2. Pendarahan di antara waktu haid
3. Rasa senak di perut bagian bawah (tekanan panggul)
4. Rasa sakit ketika berhubungan seks
5. Sakit atau pedih di bagian bawah pinggang
6. Masalah sistem peranakkan seperti ketidaksuburan,
sering keguguran dan terjadi anak prematur ketika hamil

Kewaspadaan Dan Cara Mengatasinya:

1. Haruslah tahu tentang sejarah keluarga dan mengenali penyakit seperti diabetes dll
2. Waspada dan ambil tindakan segera jika haid tidak teratur atau berkepanjangan
3. Hindari ambil kelebihan gula, minyak dan lemak
4. Jauhi makanan seperti jajan atau makanan cepat (fast foods)
5. Jangan minum atau panaskan makanan yang ada di dalam wadah plastik, Karena mengandung
bahan yang bisa meningkatkan xenoestrogen (kaitan hormon)
6. Jauhi makanan dalam kaleng
7. Beralih ke pengunaan bahan-bahan organik seperti sayuran, buahan, shampu, sabun dll
8. Buat perawatan tes darah dan kadar hormon
9. Amalkan hidup sehat dan selalu berolahraga untuk menghindari kegemukkan serta kelebihan lemak

Wanita harus peka dengan kondisi tubuh sendiri karena ada kalanya fibroid tidak menunjukkan gejala yang jelas. Jangan pandang ringan pemeriksaan kesehatan. Umumnya, fibroid tidak menyebabkan masalah atau membutuhkan pembedahan jika terdeteksi di tahap awal. Belum tentu semua wanita yang mengalami tumor fibroid tidak dapat hamil karena banyak juga wanita yang memiliki fibroid, masih bisa hamil karena fibroid tidak mengganggu kehamilan, tetapi mempengaruhi kesuburan. Walau bagaimanapun, sekitar lima persen dari penderita fibroid terutama fibroid jenis submukosa atau fibroid yang besar memiliki kesulitan untuk hamil karena kehadiran fibroid akan mengubah dinding rahim dan menyebabkan sulit untuk penempelan janin pada dinding rahim. penyebab fibroid tidak diketahui dengan jelas. tetapi ilmuwan berpendapat ia memiliki banyak hubungannya termasuk faktor genetik, hormon dalam alam lingkungan. Pelajari lah tentangnya dan sayangilah diri Anda.