Makanan Untuk Kista Ovarium

buah-dan-sayur

Selain pengobatan kista rahim (ovarium), perlu anda perhatikan dalam asupan makanan sehari-hari bagi anda yang sedang menderita kista ovarium. Pengobatan yang seberapa hebatpun tidak akan ada hasilnya jika tidak memperhatikan pola makan.

Beriku makanan untuk kista ovarium:

  • Kacang-kacangan

Almond dan hazelnut sangat baik untuk jantung. Jenis kacang-kacangan ini juga dapat mengontrol resistensi insulin.

  • Salmon

Ikan jenis ini kaya akan asam lemak omega-3 dan rendah indeks glikemik. Salmon tidak hanya baik untuk jantung, tetapi juga dapat meningkatkan kadar hormon androgen pada wanita dengan PCOS.

  • Selada

Sayuran hijau ini sangat sehat dan bergizi. Resistensi insulin adalah salah satu penyebab umum dari PCOS dan selada adalah obatnya. Oleh sebab itu, jangan malas untuk mengonsumsi selada setiap hari.

  • Kayu manis

Selain memerangi PCOS, rempah-rempah aromatik ini juga dapat menurunkan tingkat insulin dalam tubuh dan mengobati obesitas.

  • Brokoli hijau

Brokoli hijau kaya akan vitamin dan rendah kalori serta indeks glikemik. Selain memiliki sifat anti-kanker, brokoli juga sehat untuk dikonsumsi selama diet.

  • Tomat

Tomat rendah indeks glisemik dan kaya likopen. Tomat adalah makanan anti-penuaan dan penurun berat badan yang bisa menangkal PCOS.

  • Telur

Telur dianggap sebagai makanan super untuk wanita. Makan telur rebus tanpa kuning telur – kuning telur mengandung kolesterol tinggi yang berbahaya bagi jantung – dapat menangkal PCOS.

  • Susu

Kalsium dibutuhkan oleh wanita yang menderita PCOS. Susu membantu dalam pematangan sel telur, pembangunan folikel di ovarium dan memperkuat tulang. Minum setidaknya 2 gelas susu skim untuk tetap fit dan sehat setiap hari.

  • Yogurt

Yogurt adalah produk susu yang tidak hanya kaya kalsium, tetapi juga dapat melindungi para wanita dari infeksi seperti ISK.

  • Bayam

Bayam sangat rendah kalori dan bergizi. Wanita dengan PCOS harus mengonsumsi makanan berkalori rendah untuk menginduksi ovulasi dan menghindari infertilitas karena obesitas.