3 Perbedaan Antara Kista Dengan Miom

Kista dan miom yaitu penyakit yg senantiasa menghantui para kaum perempuan. Bahkan, ke-2 penyakit ini lebih sering dianggap sama. Padahal, dua tipe tumor jinak yg bersarang diorgan reproduksi wanita ini jelas tidak sama 180 derajat.

kista dan miomBiarpun sama-sama menyerang organ reproduksi wanita, tetapi kista dan miom mempunyai perbedaan yg lumayan signifikan. Benar-benar tidak sedikit yg tetap bingung membedakan ke-2 tipe penyakit yg tergolong dalam tumor jinak ini. Padahal, begitu banyak prinsip-prinsip yg berbeda, termasuk juga dari posisi, wujud, sampai keluhan.

Kista itu tumor yg berisi cairan. Dia mempunyai sekian banyak tipe, contohnya kista endometriosis yg isinya cairan kecokelatan, kista dermoid yg terdiri dari jaringan-jaringan badan, ada pula kista simplex yg isinya cuma berupa cairan bening. Sedangkan, miom merupakan tumor jinak yg terdiri dari serabut-serabut otot polos myometrium. Jadi ada pertumbuhan sel-sel otot di dalam rahim yg tak normal. Dirinya berbentuk seperti kumparan, lama-lama berputar sampai menyerupai bola.

Lalu, gimana cara membedakan penyakit kista dan miom ? Berikut 3 perbedaan antara kista dengan miom :

  1. Beda kista dan miom akan nampak dari area gumpalannya. Apabila kista terletak di indung telur baik di sektor kiri,kanan atau bahkan keduanya. Sedangkan miom berada di posisi rahim atau ada di tengah alat kelamin wanita atau istilah medisnya terletak di uterus dan pula dapat berada di permukaan rahim, di tengah rahim, atau di dalam rahim.
  2. Beda kista dan miom sanggup dipandang dari wujud atau kandungan di dalamnya. Pada miom, terdapat serabut-serabut otot yg padat dan berbentuk bulat. Gumpalan menyerupai batu ini tak mempunyai pangkal atau inti, melainkan cuma serabut otot yg permukaannya dapat dikupas. Sementara kista, isinya telah tentu cairan lantaran itulah ketika operasi, kista dapat segera diangkat namun bisa pula disedot dulu cairannya baru sisanya diambil. Jadi, wujudnya senantiasa seperti itu. Tak akan mungkin jadi terbalik, contohnya kista tapi padat atau miom tetapi cair.
  3. Beda kista dan miom bisa pula dipandang dari keluhan yg dirasakan wanita. Kista mampu dideteksi dari rasa nyeri dikala haid hari perdana atau ke-2, juga adanya rasa nyeri dikala berhubungan seksual. Bahkan terhadap sekian banyak kasus, kista pula menyebabkan rasa nyeri diluar siklus haid. Sementara itu, keluhan miom yg lebih dominan justru nampak pada siklus. Adanya siklus haid yg tidak rutin, jumlah hari haid yg lebih panjang, atau jumlah darah haid yg berada di atas batas normal dalam satu siklus.

Untuk pengobatan kista dan miom, silakan >> KLIK DISINI ! <<